Mengingat Hal Ini Dapat Menyelamatkan Nyawa Seseorang

First aid. Artificial breath. Isolated 3D image

First aid. Artificial breath. Isolated 3D image

Pertolongan pertama atau first aid adalah kegiatan perawatan yang bisa dan terkadang harus dilakukan sebelum adanya pertolongan medis. Pengetahuan ini sangat penting Anda ketahui karena kejadian-kejadian seperti kecelakaan tidak bisa diprediksi kapan terjadinya. Dan menurut penelitian, dengan memberikan pertolongan pertama akan meningkatkan peluang bertahan hidup seseorang hingga 30 persen. Berikut adalah beberapa pertolongan pertama yang bisa Anda berikan :

Pingsan

Pingsan adalah suatu kondisi di mana seseorang kehilangan kesadaran diri. Penyebabnya bisa berbagai macam, yang paling sering terjadi adalah kurangnya kadar oksigen pada otak. Walaupun pingsan bisa dianggap sebagai sesuatu yang remeh, namun, pada beberapa kasus, jika tidak diberikan pertolongan, maka hal tersebut dapat berlanjut ke masalah yang serius bahkan bisa menyebabkan kematian. Pertolongan pertama yang bisa Anda berikan adalah :

  1. Usahakan agar korban mendapatkan udara segar, dan jauhkan dari tempat yang terlalu ramai,
  2. Angkat kaki melebihi jantung,
  3. Longgarkan benda apapun yang bersifat mengikat terlalu kencang,
  4. Bangunkan korban dengan bau-bauan yang bersifat menyengat atau merangsang,
  5. Setelah tersadar, berikan minum seperti kopi atau teh hangat.

Patah Tulang

Patah tulang adalah kondisiĀ tulang mengalami tekanan yang terlalu besar sehingga tidak mampu ditahan lagi. Kondisi ini sering terjadi pada mereka yang berolahraga. Jika tidak diberikan pertolongan pertama, maka kemungkinan akan terjadi cacat permanen pada mereka yang mengalami patah tulang ini. Pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan untuk mereka yang mengalami cidera ini adalah :

  1. Tidurkan korban dan usahakan untuk tidak bergerak jika tidak diperlukan,
  2. Jika pasien mengalami pendarahan, tekan pada bagian yang mengeluarkan darah dengan menggunakan kain bersih hingga pendarahan berkurang,
  3. Pasang penyangga pada tulang yang patah dengan sesuatu yang ringan tapi kuat. penyangga hanya berfungsi sebagai penyangga, bukan sebagai pembalut luka. Biarkan tulang tetap dalam kondisi yang sama tanpa berusaha membetulkan letak tulang yang patah. Pastikan juga penyangga tersebut tidak menggeser posisi tulang sama sekali.

Asma

Asma adalah penyakit yang menyebabkan seseorang mengalami kesulitan bernafas akibat menyempitnya saluran pernafasan. Asma dapat menyerang baik karena faktor internal maupun eksternal. Faktor internal yang sering terjadi adalah stress berlebih. Sedangkan faktor eksternal adalah kualitas udara yang buruk. Penanganan asma dapat Anda lakukan dengan cara :

  1. Menenangkan korban,
  2. Membawa korban ke tempat yang sejuk dan luas,
  3. Posisikan korban setengah duduk dan bantu mengatur pernafasan,
  4. Bila diperlukan berikan pernafasan bantuan.

Pendarahan

Pendarahan dapat terjadi di mana saja dan kapan saja pada siapa saja. Ada 2 tipe pendarahan, yaitu pendarahan dari pembuluh darah vena, dan pendarahan dari pembuluh darah arteri. Pendarahan yang berasal dari pembuluh darah arteri sangat berbahaya karena darah yang keluar melebihi kecepatan jantung memompa darah. Pertolongan pertama yang dapat Anda lakukan bagi korban pendarahan adalah :

  1. Angkat bagian yang terluka melebihi tinggi jantung, lalu,
  2. Gunakan kain tebal yang bersih untuk menekan bagian yang terluka. Tekan dengan tekanan yang sama namun tidak terlalu kencang,
  3. Apabila darah sudah memenuhi kain, tambahkan dengan kain baru di atas kain lama,
  4. Setelah pendarahan berhenti atau berkurang, ikatkan perban namun jangan terlalu kencang untuk menghindari aliran darah terhenti.

Epilepsi

Epilepsi atau biasa disebut juga penyakit ayan, adalah sebuah penyakit yang menyebabkan seseorang bergerak di luar kendali. Ketika hal ini terjadi, biasanya akan menimbulkan kepanikan pada orang-orang di sekitar korban, namun, jika mengetahui apa yang harus dilakukan, maka epilepsi bukanlah hal yang harus ditakutkan. Berikut beberapa yang bisa Anda lakukan jika orang di sekitar Anda terserang epilepsi :

  1. Tetap tenang, dan tetap bersama korban,
  2. Longgarkan segala sesuatu yang bersifat mengikat pada tubuh korban,
  3. Singkirkan benda-benda berbahaya dari sekitar tubuh korban, minta juga orang-orang sekitar untuk memberikan ruang agar korban dapat bergerak bebas.
  4. Jika dalam 5 menit, korban masih mengalami kejang, segera panggil bantuan
  5. Setelah kejang berhenti, pastikan korban tidak terjatuh ke permukaan yang keras, dan buka rahangnya agar jalur pernapasan terbuka,
  6. Setelah korban tersadar, tetap temani dan tenangkan korban sampai ia benar-benar tersadar.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*