Pemerintah Targetkan Bentuk Bank Pembangunan Infrastruktur Indonesia Akhir 2016

Kebutuhan terhadap bank pembangunan infrastruktur di Indonesia semakin mendesak. Hal ini karena pemerintah semakin gencar merencanakan sekaligus melakukan proyek pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan perkembangan ekonomi di Indonesia. Sebagai bukti kesungguhannya dalam merencanakan pembangunan nusantara, pemerintah membuat target akan membentuk bank pembangunan Indonesia pada akhir 2016 nanti.

Target pembentukan bank pembangunan infrastruktur di Indonesia ini bukanlah omong kosong belaka. Sesuai dengan pernyataan yang dibuat Menteri Keuangan, bahwa sekarang ini pemerintah dalam tahap penyusunan RUU mengenai ditunjuknya PT Sarana Multi Infrastruktur atau PT SMI untuk menjadi lembaga yang bertugas membiayai pembangunan di Indonesia, LPPI atau Lembaga Pembiayaan Pembangunan Indonesia yang juga disebut sebagai bank infrastruktur.

pemerintah-targetkan-bank-pembangunan-indoneisa

Keberadaan bank infrastruktur di Indonesia sangat penting pemenuhannya. Hal ini karena bank infrastruktur ini berfungsi menunjang atau mendukung kebutuhan dana setiap proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia. Dari pernyataan Menteri Keuangan pula didapatkan bahwa bank infrastruktur ini ditargetkan dapat resmi dibentuk paling lambat pada akhir tahun 2016 nanti. Sehingga bank infrastruktur ini dapat mulai beroperasi secara penuh untuk menyediakan dana proyek pembangunan infrastruktur mulai tahun 2017.

Selain menyediakan dana proyek pembangunan infrastruktur, adanya bank infrastruktur juga sangat diperlukan dalam menjaga kemudahan akses biaya antar berbagai pihak yang berkepentingan dalam rencana pembangunan infrastruktur. Kebutuhan akses biaya tidak hanya diperlukan pengembang swasta, melainkan juga BUMN dan bahkan pembiayaan yang diperlukan pemerintah daerah yang merencanakan atau sedang melakukan proyek pembangunan infrastruktur.

Lebih penting, keberadaan bank infrastruktur ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mempercepat proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia tanpa adanya hambatan penyediaan dana. Dengan proyek pembangunan infrastruktur yang lebih cepat, maka nilai perkembangan ekonomi yang meningkat tidak bisa dihindari. Bukan hanya perkembangan ekonomi yang berada pada pusat pemerintahan namun juga perkembangan ekonomi secara menyeluruh yang dapat dinikmati semua lapisan masyarakat di Indonesia.

Selain itu dengan adanya bank infrastruktur ini, keterbatasan dana proyek pembangunan infrastruktur yang disediakan bank konvensional dapat diselesaikan. Selama ini jumlah dana yang mampu disediakan bank konvensional untuk membiayai proyek pembangunan infrastruktur sangat terbatas. Bahkan yang lebih menyulitkan adalah dana yang disediakan bersifat pinjaman jangka pendek. Hal ini tentunya sangat menyulitkan bagi pengembang yang dapa berdampak pada ditunda hingga terbengkalainya proyek pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan.

Hingga pemerintah melalui Menteri Keuangan menyatakan bahwa kebutuhan akan bank infrastruktur di Indonesia sangat mendesak. Diharapkan dengan dibentuknya bank infrastruktur di Indonesia, bank tersebut dapat menyediakan pinjaman jangka panjang tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur ekonomi saja. Namun bank infrastruktur ini juga mampu memberikan skema pinjaman khusus terutama untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur daerah dengan visi sosial seperti pembangunan rumah sakit hingga sekolah atau lembaga pendidikan.

 

Sumber : http://www.ptsmi.co.id/id/

Leave a comment

Your email address will not be published.


*